Home / Fikrah / Berdiri Sepanjang Maulid Nabi SAW

Berdiri Sepanjang Maulid Nabi SAW

Orang Yang Lumpuh Karena Tidak Berdiri Ketika Membaca Maulid (saat Mahallul Qiyam).

Diceritakan oleh as-Sayyid ‘Alawi al-Maliki, bahwasanya ayahnya as-Sayyid ‘Abbas al-Maliki memberitahukan: Bahwasanya dia (Sayyid ‘Abbas) telah menghadiri sambutan Maulid Nabi SAW. di malam maulidnya Nabi SAW. di Baitul Maqdis. Di dalam majlis itu dibacakan Maulid al-Barzanji. Tiba-tiba ada seorang lelaki yang beruban berdiri dengan penuh adab dari awal hingga akhir majlis. Tatkala beliau bertanya mengapa dia berdiri sedangkan usianya telah lanjut, maka dia menjawab; sesungguhnya dahulu dia tidak berdiri ketika disebut tentang kelahiran Nabi SAW., dan dia berkeyakinan bahwa maulid adalah bid’ah yang sesat.

Maka satu malam dia bermimpi, dalam mimpinya dia berserta dengan para jamaah (yang membaca maulid) bersiap untuk menyambut Rasulullah SAW. Maka tatkala datang kepada mereka Rasulullah SAW. yang mempunyai rupa paras bak bulan purnama, mereka lalu berdiri untuk menyambut beliau SAW., namun dia tidak mampu untuk berdiri, lantas berkata Baginda Rasulullah Saw. kepada lelaki yng tidak mau berdiri ketika membaca maulid tersebut: “Engkau tidak akan mampu untuk berdiri”. Maka ketika dia bangun dari tidurnya, ia dapati tubuhnya dalam keadaan lumpuh dan keadaannya itu tidak berubah selama setahun. Maka dia bernadzar, seandainya Allah menyembuhkannya dari penyakitnya itu, dia akan berdiri dari awal pembacaan maulid hingga ke penghujungnya. Maka Allah menyembuhkan dia dari penyakitnya itu. Dan setelah itu dia senantiasa berdiri tatkala dibacakan maulid untuk memenuhi janji nadzarnya tersebut demi memuliakan Rasulullah SAW.

Check Also

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *